Tangkal Isu Hoax, Kapolres Kotim ingatkan tentang Dosa Jariah

0
101

Jakartamedia.co.id | Sampit – Polda Kalimantan Tengah – Polres Kotawaringin Timur – Jelang tahapan masa Kampanye, Kapolres Kotim menghimbau jangan ada penyebaran Isu Hoax dan ingatkan konsekwensi dosa jariah di akhirat serta konsekwensi hukum positifnya di dunia.(27/9/2020)

Memasuki masa Kampanye dalam Pemilihan Kepala daerah seperti pengalaman telah lalu, maka Trend yang akan terjadi adalah kemungkinan adanya Kampanye hitam (Black Campaign), dengan semakin pesatnya teknologi, dilakukannya perbuatan tersebut tidak lagi dari perbincangan pribadi maupun kelompok yang saling kenal, namun cukup melalui teknologi Media sosial dengan waktu yang lebih singkat maka akan bisa menjangkau luas tak terbatas.

Menyikapi fenomena Trend seperti demikian Kapolres Kotim Akbp. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si, pada setiap kesempatan baik kepada media massa maupun dalam menyampaikan pesan Kamtibmas saat pelaksanaan Ibadah, tentang bahayanya bagi Penyebar Fitnah atau Aib orang lain karena tujuan tertentu.
Kapolres mengingatkan kepada Pelaku Penyebar Hoax (Fitnah dan Isu SARA) tentang konsekwensi Dosa Jariah, setiap Postingan untuk menjatuhkan martabat seseorang adalah sebuah Dosa, jika apa yang dikatakan adalah tidak benar maka akan menjadi sebuah Fitnah, meskipun benar apa yang dikatakan maka orang itu telah membuka Aib sesamanya, sangat bertolak belakang dengan Sifat Allah.SWT Tuhan Yang Maha Esa, dengan kasihnya tetap menutupi dan tidak membuka apapun Aib Hambanya.
Dalam melakukan perbuatan Fitnah dan membuka Aib seseorang di Media Sosial dapat berakibat Dosa jariah yang berjama’ah, karena Fitnah Aib yang di Posting akan dibaca oleh banyak orang lain, selanjutya Si pembaca tanpa mengecek kebenarannya akan mengirim kepada kawannya yang lain, maka konsekwensi dosa yang akan diterima oleh orang yang membuat dan yang meneruskan, akan semakin berlipat terus menerus tanpa berkesudahan.

Oleh Karenanya Kapolres Kotim Akbp. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si mengajak kepada semua kalangan masyarakat jangan sampai membuat atau menjadi penerus Isu Fitnah, membuka Aib dan Provokasi terlebih yang sudah menjurus ke SARA dengan tujuan tertentu, bijaklah dalam bermedia sosial.
Keterkaitannya dengan Pilkada ada baiknya Media Sosial dijadikan sebagai sarana menyebarluaskan Program visi dan Misi pembangunan untuk kemajuan Kotawaringin Timur dimasa akan datang, berikan Postingan dan komentar yang bersifat Menyejukkan.
Dalam hal ini Polres Kotim telah membentuk Tim Patroli Cyber yang terdiri dari Humas, Satuan Intelkam dan Reserse Kriminal, “ bagi siapa saja pelaku penyebar Fitnah, Provokasi, Ujaran Kebencian dan sebagainya, akan ditindak tegas sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku”. Tegasnya. (Pj /Ariyanto / humas polres kotim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here