Stop Smoking, Save My Finance

0
1025

jakartamedia.co.id – “Pengen stop ngerokok biar bisa nabung, ada pencapaian yang pengen dibeli tanpa minta ortu tapi gabisa rokok tuh nagih” –Firman, 19Tahun

“Pengen ubah kebiasaan, pengen coba yang biasa uangnya dibeliin rokok dengan ditabung, tapi ngerokok tuh candu kalo ga ngerokok mulut kayak asem” –Rizky, 21Tahun

“Sehari sebungkus, tau sih kalo ngerokok tuh bikin boros tapi gimana ya udah kebutuhan pengen berenti tetep belum bisa” –Malik, 20Tahun

Firman, Rizky dan Malik merupakan salah satunya yang ingin mencoba berhenti
merokok. Mereka menyadari akan kebiasaan mereka yang terlihat sangat boros dan merugikan
lingkungan sekitar. Dari cerita diatas mereka sendiri sebenarnya hanyalah seorang
pelajar/mahasiswa yang menyisihkan uang jajan mereka untung sebuah sebungkus rokok. Sudah sempat merasa ini sangat boros tapi mereka tetap memaksakan untuk membeli rokok karena rokok sudah menjadi bagian kebutuhan dalam sehari-hari bagi mereka. Sejak awal mereka saat mecoba-coba, mereka berpikir uang jajan perbulan tidak akan berpengaruh dengan pengeluaran rokok itu. Tapi, setelah kian lama menyadari justru sebaliknya, semakin mereka candu terhadap rokok, pada intinya mereka akan semakin implusif untuk beli sebungkus lagi.

Seperti yang diketahui bahwa pemerintah berencana bakal menaikkan cukai rokok
sebesar 23 persen dan harga eceran rokok sebesar 35 persen tahun 2020 mendatang. Pastinya bagi perokok, tentu kenaikan tersebut akan mempengaruhi pada keuangan. Apakah mereka tau, jika mengurangi candu rokok yang biasanya per hari bisa membeli satu atau dua bungkus ketika berhenti atau porsi merokoknya berkurang akan terasa pada kondisi keuangannya? Misalnya, jika pecandu rokok memiliki kebiasaan mengeluarkan uang per hari 40-50ribu untuk pembelian dua bungkus, maka total pengeluarannya bisa mencapai kisaran Rp 1,5 juta.

Kondisi ini jelas membuat mereka menjadi semakin berpikir untuk bertekad mengurangi
rokok. Sebenarnya hal-hal yan terlihat kecil seperti mengurangi konsumsi rokok perhari pun bisa
mengubah kebiasaan rokokmu. Misalnya kamu adalah perokok aktif yang sering membeli satu
bungkus rokok dengan harga kisaran Rp 15.000 per bungkus per hari. Jika kamu membeli rokok
tiap dua hari sekali, maka secara hitungan kasar kamu membeli (dengan rata-rata 30 hari) 10-15bungkus rokok dalam sebulan. Jika maksimal kamu membeli 15 bungkus rokok dalam sebulan,maka sekitar Rp 200.000 – Rp 300.000 sudah dihabiskan hanya untuk kebutuhan merokok.Padahal dengan nilai uang yang sama, itu bisa untuk kebutuhan yang lain yang lebih penting.

Selain menjadi boros, merokok juga sangat mengganggu lingkungan sekitar apalagi pada
kesehatan. Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization), rokok
adalah penyebab kenaikan angka kematian di dunia setiap tahun. Dalam sebungkus rokok
mengandung lebih-kurang 4.000 zat kimia yang dapat merusak sel dan sistem dalam tubuh.
Karena mengandung zat kimia itulah, rokok bisa menjadi sumber berbagai penyakit pernapasan, seperti kanker dan paru-paru. Coba bayangkan jika kamu saat menjadi perokok aktif pun sangat boros untuk mengeluarkan biaya rokok ditambah dengan biaya kesehatan yang diakibatkan oleh kebiasaan buruk diri sendiri. Sangat disayangkan kamu mengeluarkan biaya dua-kali dalam hidupmu dengan pengeluaran yang tidak sedikit.

Dengan tidak merokok, kamu tidak menambah beban biaya kesehatan di masa depan. Hal
seperti ini memang pasti sangat sulit bagi seorang perokok aktif tapi jika memang kamu ingin
berniat memiliki umur panjang, cobalah pelan-pelan dari mengurangi konsumsi rokokmu. Selain
kamu memiliki umur yang panjang dengan berhenti merokok tak cuma membuat menghemat
pengeluaran tiap bulannya, tapi juga bermanfaat uangnya. Uang yang tadinya dipakai membelirokok bisa dialihkan penggunaannya untuk membeli barang-barang lain yang lebih berguna,investasi, asuransi, dan lain-lain.

Permasalahan rokok memang banyak mengundang Pro dan Kontra tapi perlu diingat lagi
untuk kamu yang kecanduan merokok memang sangat sulit untuk berhenti, tetapi memulai
dengan mengurangi bukanlah suatu hal yang tidak salah untuk dicoba. Mengganti budget
merokokmu untuk ditabung atau untuk hal yang lebih baik dan berguna maka sudah di pastikankamu akan merasa lebih bahagia, lebih sehat bahkan lebih berlimpah karena kantong pun hemat.Hidupmu dan kamu yang menentukan, Jaga finansialmu di masa depan dengan berhenti merokok!

Writer : Shelly Amanda Tania

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here