Solusi Hemat Petani di Masa Pandemi

1
205

jakartamedia.co.id | Pandemi Covid- 19 telah berlangsung sejak awal 2020. Pemerintah telah melakukan beragam upaya dalam mencegah penyebaran virus ini. Beberapa upaya yang telah dilakukan pemerintah antara lain Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan adaptasi kebiasaan baru. Kebijakan tersebut mendorong masyarakat untuk menyesuaikan prilaku sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini membuat banyak orang harus melakukan aktifitas dirumah lebih lama dari pada biasanya. Rasa jenuh membuat masyarakat mencari cari aktifitas yang cocok untuk berkegiatan di dalam rumah, salah satunya berkebun/bercocok tanam di halaman.
Meningkatnya keinginan masyarakat untuk berkebun di kala pandemi cukup tinggi sehingga meningkatnya harga tanaman, pupuk maupun tanah juga lebih tinggi dari pada biasanya.

Keresahan ini dirasakan oleh Pak Mintoro sebagai seorang penghobi tanaman sekaligus petani padi “ harga pupuk anorganik tanpa subsidi semakin sulit didapat dan jauh lebih mahal sekarang ini. Apalagi setelah maraknya kegiatan berkebun selama pandemi mengharuskan saya melakukan inovasi dengan cara membuat pupuk organik cair sendiri agar tanaman saya tetap bagus dan sehat dengan harga pupuk yang terjangkau “ kata Pak Mintoro saat di wawancarai dirumahnya, Rabu, ( 28/10 )
Pak mintoro juga memberi tahu cara – cara untuk membuat pupuk organik cair sendiri dirumah, yaitu :

1. Siapkan air kencing kelinci 10 liter, buah yang sudah busuk lalu diambil airnya sebanyak 5 liter, terasi 3 buah dilarutkan dengan air 1 liter, EE4 dan molase.

2. Campurkan kencing kelinci, air buah yang sudah di saring sebelumnya dan larutan terasi dalam satu wadah lalu tambahkan air 2 liter kemudian tambahkan larutan EE4 sebanyak 100 mm dan molase 20 mm.

3. Tutup rapat lalu simpan selama 2 minggu, jangan lupa setiap hari dibuka sebentar tutup penyimpannya guna membuang gas yang ada di wadah.
Pupuk organik cair sangat bagus untuk semua tanaman, tidak hanya untuk padi tetapi juga untuk tanaman hias, tanaman buah dan sayur karena selain akan menyuburkan tanaman pupuk organik cair juga sangat bermanfaat bagi peningkatan produksi pertanian, mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan kualitas lahan secara berkelanjutan serta memperbaiki unsur hara yang rusak diakibatkan pemakaian pupuk kimia yang berlebihan.

Menurut Pak Mintoro, di masa pandemi covid 19 ini membuatnya banyak belajar seperti mempertahankan tanamanya untuk tetap bagus dengan harga yang terjangkau serta Pak Mintoro jadi mengetahui bagaimana cara membuat pupuk organik cair sendiri sehingga sekarang ia sudah tidak pernah membeli lagi pupuk anorganik yang ada dipasaran.
“ saya berharap pandemi covid-19 tidak menghalagi kinerja saya dalam melakukan pekerjaan sebagai penghobi tanaman dan sekaligus sebagai petani, “ pungkasnya.

( Anis Munifah )

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here