PROYEK PERBAIKAN SARANA PRASARANA LINGKUNGAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH JAKARTA PUSAT TAHUN 2020 KRAMAT SENEN AMBURADUL

0
4

jakartamedia.co.id | Resistensi Pengelolaan Anggaran untuk Proyek Proyek Pemda Jakarta memiliki Tingkat yang sangat Riskan dan Miris.

Hal ini disebabkan ; adanya Pekerjaan hasil Lelang maupun Penunjukan Langsung dikerjakan secara asal dan hanya untuk memenuhi kewajiban Lelang dan untuk mengambil keuntungan Pribadi baik kontraktor maupun Pejabat Publik.

Terpantau di bilangan Kramat Senen RW 05 , Jakarta pusat Pada Giat Perbaikan Sarana dan Prasarana Lingkungan Kawasan Kumuh Tahun Anggaran 2020.

Sebab ; Saat ditanyakan Perihal soal ini kepada Ibu Moren Pelaksana Utama dari PT. MULIA GRAHA PARULIAN selaku
Kontraktor Proyek, bahwa Anggaran Rp 800 Juta untuk satu Rukun warga di kelurahan Kramat .

Hasil Pantauan
Media ini dilapangan ; Pekerjaan terlihat sangat
Berantakan & Amburadul disebabkan ; Puing puing Hasil galian dibuang dan ditaruh dipinggir gang & tidak segera diangkut untk dibuang , kalaupun ada Petugas yg khusus membuang Kerjanya itu sangat Lambat Hingga menimbulkan semrawut Puing Bertumpuk tumpuk
Dan membuat gang tsb yg sudah kecil diameter nya semakin jadi sempit serta saat hujan turun jalan menjadi Licin membuat bahaya para pengendara motor jadi terjatuh dan karena tumpukan puing puing air membias kesebrang jalan dan gang lain menjadikan Banjir.

Saat ini dikonfirmasi Moren mengatakan ini urusan Otong selaku Orang Lapangan namun jawab nya sudah ada Team Tanpa segera memberi instruksi kepada Pekerja dampaknya sampai sore Hari tidak dilakukan pengangkutan puing lagi dan Lokasi masih terlihat amburadul .

Beberapa warga di RW 05 Komplain atas Proyek ini karena Penangananya terkesan “Semau Gue” dan tidak ada Rekayasa Sistim Yang dibangun dgn Benar dan Baik, soal Pembuangan Puing saja tidak Bisa mengaturnya , Maman salah seorang warga komplain soal Puing yang tidak ditaruh dikarung sehingga Puing berantakan ke jalan dan Truck pengangkut yang terparkir sembarangan hingga membuat Macet jalan , capek saya sudah Protes Tapi Pelaksana nya Budek , Tandasnya dengan Kesal .

Seharusnya PT. MGP , Peka terhadap dampak dampaknya dari Proyek yang sedang dilaksanakn
Sehingga tidak Timbul Kegelisahan dan Protes warga dan kepada Ketua RW maupun RT yang dilalui.

Proyek tersebut juga tidak bisa diam saja dan segera buat sosialisasi kepada warga dan ikut turun mengawasi , Krn jelas disini Kontraktor sudah mengalokasikan kepada ketua Rukun warga Anggaran untuk Koordinasi agar Ia pun Turun dan menampung keluhan warga , faktanya.

Tidak ada sama sekali jajaran RW yang ada di TKP sehingga keluhan warga Terabaikan , kpd Sudin Perumahan Kota Jakarta Pusat pun wajib
Memilah milih Penyedia Jasa yang benar benar Berkwalitas dan kridibel dalam Proyek Lelang atau semacamnya Jangan asal memenang kan Peserta Lelang tanpa mengindahkan KKN . (EY) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here