Problem Resolving Kenakalan Anak-Anak Di Polsek Ketapang

0
2

Jakartamedia.co.id | Sampit – Akibat selisih faham dua orang remaja SO (14 tahun) dan AN (15 tahun) nekat melakukan pelemparan ke sebuah pesantren yang terletak di Kec. MB Ketapang. Kejadian ini sempat mencuat dan menjadi isu agama namun pada saat diselidiki diketahui semua kejadian tersebut terjadi karena kesalahfahaman kedua remaja tersebut di Sampit, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng,
(19/03/2021).

Pelemparan yang terjadi pada malam hari membuat panik pihak pondok pesantren dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ketapang jajaran Polda Kalteng, dari hasil penyelidikan ditemukan kedua remaja tersebut dan langsung diamankan di Polsek Ketapang,

Kanit Reskrim Polsek Ketapang IPDA Y.Sumarseno menjelaskan bahwa “Kejadian ini sudah ditindak lanjuti oleh Pihak Polsek Ketapang karena dikhawatirkan nantinya akan mencuat dan menimbulkan keresahan di masyarakat”,Tuturnya.

Dalam Proses Penanganannya kedua belah Pihak sepakat untuk bermusywarah serta tidak meneruskan perkaranya, dimana kedua Pelaku yang masih anak-anak dengan didampingi kedua orang tuanya diperintahkan untuk membuat permohonan maaf Surat Pernyataan kepada Pihak Pondok Pesantren.

Pihak Pondok pesantren pun menuturkan “Karena kedua anak tersebut masih dibawah umur dan dari pihak pesantren memaafkan perbuatan kedua anak tersebut. Maka, sebab itu anak tersebut dikembalikan ke orang tua masing-masing. Untuk melakukan pembinaan terhadap anak tersebut”.Tuturnya.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, S.I.K,M.Si melalui Kapolsek Ketapang KOMPOL Thomas Yosep Tortet,S.Hut,S.I.K mengatakan “ Diharapkan kepada masyarakat yang mengetahui kejadian ini agar tidak membesar-besarkan masalah ini dan membuat berita Hoax yang menjadi keresahan di masyarakat, Kami akan terus mendalami patrol media agar tidak ada lagi yang menyabarkan berita yang mengakibatkan kekhawatiran di masyarakat.” Tegasnya. (Ariyanto / humas Polres Kotim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here