PORTAL UMKM IKM Tangsel adakan Gerebeg “Berani (Kita) Bicara

0
143

jakartamedia.co.id ,Tangsel -Gerebeg  PORTAL UMKM IKM Tangsel #2, Berani (Kita) Bicara. Diadakan di Jl. Jeruk, Pamulang Estate Kelurahan Pamulang Timur Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan. Jumat (13/03/20).

Acara tersebut pun dihadiri oleh Ibu Irma Owner Sagon Bakar (Narasumber), Ibu Lista Hurustati SH. MH. Praktisi Hukum dan Pengusaha (Narasumber). Drs. Rujiyanto M.Sn Dosen Binus University (Narasumber), Drs. H. Hartono Ketua Tangsel Connection, H. Fery Pacayun Kabid Industri Disperindag Tangsel, Anafrizal Kabid UKM Dinas Koperasi dan UKM Tangsel, Rahmat Hidayat Lurah Pamulang Timur, dan Ketua RT RW setempat, serta perwakilan dari BPJamsostek.

Dalam acara yang diikuti oleh 50 peserta dari pelaku UMKM/IKM Tangsel ini. Diisi dengan berbagai kegiatan seperti Sharing Inspirasi Wirausaha Perempuan oleh Ibu Irma (Owner Sagon Bakar), Sharing pentingnya Sebuah Branding bagi Produk oleh Drs. Rujiyanto M.Sn Dosen (Binus University), Sharing pentingnya sebuah perlindungan Hukum bagi pelaku usaha Ibu Lista Hurustati SH.MH (Praktisi Hukum), dan paparan pentingnya BPJamsostek bagi pelaku usaha.

Dalam paparannya Ibu Lista Hurustati selaku praktisi Hukum mengatakan bahwa, dengan adanya acara seperti ini yang diinisiasi oleh para pelaku UKM/IKM Tangsel menunjukkan adanya semangat kemajuan dan semangat kebersamaan antar para pelaku usaha.

“Untuk kedepannya para pelaku UMKM di Tangsel ini semoga dapat bersinergi dengan baik, saling membesarkan usahanya dan saling support. Saya akan selalu Profesional dibidang Hukum, siap membantu para pengusaha dikala menemukan kendala persoalan Hukum. Tak terkecuali pengusaha perempuan yang menjadi tulang punggung bagi keluarga. Selalu berpikir baik, berbuat baik, bersikap baik. Insya Allah kedepannya kita saling bersinergi termasuk dengan lembaga pemerintah Tangsel.” Ungkapnya

Beliaupun juga menjelaskan betapa rendahnya akses industri kecil terhadap lembaga-lembaga kredit formal, sehingga banyak para pelaku usaha menggantungkan pembiayaan usahanya dari modal pribadi atau sumber-sumber lain seperti keluarga, kerabat, pedagang perantara, bahkan rentenir.
“Semoga para pelaku usaha mendapatkan fasilitas dalam pengurusan Badan Hukum usaha. Seperti CV, PT/NV, Firma, ataupun Koperasi. Karena selama ini legalitasnya yang menjadi permasalahan bagi para pelaku usaha.” Jelas Ibu Lista Hurustati

Sementara itu, Ibu Irma mengatakan jika dalam memulai usaha saat kita mempunyai uang ada 2 pilihan. Pilihan pertama uang tersebut digunakan untuk membeli sembako kebutuhan sehari-hari, kedua uang tersebut digunakan sebagai modal untuk memulai usaha.
“Saat kita memulai sesuatu jika mengalami kegagalan, jangan menyerah begitu saja. Didalam kegagalan tersebut kita dapat belajar, dan menemukan suatu ide bagaimana caranya untuk bangkit kembali dan meraih kesuksesan. Kita harus yakin dan percaya diri dengan apa yang kita lakukan, tidak ada kemenangan tanpa adanya perjuangan.” Pungkasnya. (Tini)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here