Novel Baswedan Ungkap Dalang Teror Air Keras

2
188

jakartamedia.co.id ,Jakarta – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK, Novel Baswdan, meminta polisi mengecek kumpulan data arus komunikasi yang ada di sekitar kediamannya menjelang insiden penyiraman air keras pada 11 April 2017 kemarin. Taktik tersebut dinamai Cell Tower Dumps dan diyakini bisa menemukan dalang di balik dua tersangka suruhan tersebut.

“Kalau pakai teknim yang satu ini akan sangat mudah mendapatkan pelaku dan rangkaian siapa saja yang mengerakkan orang-orang ini,” kata Novel, dilansir dari Majalah Tempo, Senin (06/01).

Novel meyakini pihak kepolisian mempunyai bukti berupa data teknologi infomrasi atau setidakmya Cell Tower Dump. Kumpulan data tentang informasi lokasi dari ratusan ribu ponsel tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi sejumalah kecil tersangka. “Perkara kecil pun bisa pakai itu,” tambah Novel.

Sebelumnya, polisi meringkus dua orang tersangka pelaku penyerangan Novel. Mereka berdua adalah anggota Brigade Movil, Ronny Bugis, dan Rahmat Mahulette. Keduanya ditangkap pada akhir Desember 2019 silam.

Menurut Novel, dua tersangka tersebut hanyalah orang suruhan. Ia berpendapat demikian setelah salah satu tersangka, Rahmat Mahulette, akan digiring ke Polda Metro Jaya. Saat itu Rahmat mengatakan bahwa Novel adalah sosok pengkhianat.

“Ketika dia bilang saya pengkhianat, perbuatannya tidak berdiri sendiri. Berarti dia orang suruhan. Saya yakin itu,” papar Novel saat itu.

2 KOMENTAR

  1. magnificent post, very informative. I wonder why the other specialists of this sector don’t notice this. You should continue your writing. I’m confident, you have a great readers’ base already!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here