Laporan Pengaduan 8 Tahun di Peti Es Kan, Warga Lapor Ke Kapolri

0
214

jakartamedia.co.id ,Jakarta – Rasa kecewa masyarakat terhadap kinerja Kepolisian Resort (Polres) Asahan dan Polres Batubara Sumatera Utara, memaksa keluarga korban pelapor meminta pertanggung jawaban Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Kepada jakarta media, Syarial (49) mengaku putra dari Alm Musmin sangat kecewa atas apa yang telah dialami Laporan Alm ayah pada tahun 2012 di Polres Asahan hingga ayahnya meninggal dunia tidak ada kejelasan.

Berdasarkan Laporan Polisi nomor; LP/1396/XI/2012/SU/Res Ash tanggal 26/11/12 dan Surat Tanda Bukti Lapor Nomor; STBL/1340/XI/2012/ASH dengan pelapor Musmin (alm) laporan tentang Pengerusakan Tanaman hingga kini belum masuk tahap P21.

Menurut Syahrial “ayah saya sudah menunggu 8 tahun, sampai ayah saya meninggal dunia belum juga laporan pengaduannya di Polres Asahan dan Polres Batubara dikirim ke Kejaksaan, bingung saya liat cara kerjanya, atau memang oknum penyidik tidak bisa kerja?”

Tambahnya “sementara dikasus yang bersamaan, ada kasus penganiayaan yang dilakukan oknum TNI terhadap keluarga kita, malah sudah selesai sampai pengadilan militer Tinggi-I Medan, kenapa yang dikepolisian kok nggak gerak” ucap Syahrial dengan rasa kecewa.

Ditempat yang sama di kantor LSM GARDA P3ER, Robinson Simanjuntak ketua LSM GARDA P3ER mengatakan ” 8 tahun laporan pengaduan tidak ada tindaklanjut, hal ini aib dikepolisian RI” katanya

Terangnya “kalau memang tidak memenuhi unsur ya dikeluarkan SP3, info terkhir yang kami peroleh SP2HP tanggal 11/09/19 nomor; B/173/IX/Reskrim sudah ada peninjauan lokasi dan gelar perkara, ada apa ini Polres Batubara tidak melipahkan ke Kejaksaan hingga pelapor pada januari 2020 meninggal dunia” tegas Robinson

Saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp pada 19/03 AKBP Nugroho Kapolres Asahan menjelaskan “Stlh kami cek, di thn tsb LP sdh dilimpahkan ke Polres Batubara, mengingat angt tsb mutasi ke Polres Batubara, No.1345 dikolom keterangan tgl.25/10/2013 dilimpahkan ke Polres Batubara” ungkap AKBP Nugroho dengan mengirim gambar daftar laporan

Begitu juga penjelasan Irjenpol (P) Bekto Suprapto sekretaris Kompolnas saat dikonfirmasi pada 19/03 melalui pesan whatsapp menjelaskan “surat diterima Kompolnas tanggal 10 maret 2020 dan sudah dimintakan klarifikasi ke Polda Sumatera Utara tanggal 17 maret 2020” jelasnya

Hingga saat ini Brigjen. Pol Raden Prabowo Argo Yuwono Karo Penmas Polri saat dihubungi jakarta media melalui pesan whatsapp belum bersedia memberikan konfirmasi terkait persoalan yang dialami almarhum Musmin (Pensiunan TNI)

Keluarga Musmin meminta kepada Kapolri, menindak lanjuti laporan 8 tahun Pengaduan (Lapdu) orang tuanya yang belum ada kejelasan, .[] Rachman/Notoyudo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here