Lagi – Lagi Seorang Pengedar Diamankan Beserta Barang Bukti 10,34 Gram Sabu

0
1

Jakartamedia.co.id |  Sampit – Seorang laki-laki inisial EE (29 tahun) diamankan Personil Satuan Reserse Narkoba Polres Kotim, jajaran Polda Kalteng, bertempat di alan Tjilik Riwut KM. 17 No. 47 Rt. 009 Rw. 001 Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng.(02/05/2021)

Pada pengungkapan tersebut dari tangan Pelaku inisial EE (29 Tahun) di TKP, berhasil diamankan barang bukti berupa 5 bungkus plastik klip yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 10,34 gram, Minggu (02/05) 00.15 Wib.

Dalam hal ini Kapolres Kotim AKBP. Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si melalui Kasat Narkoba Polres Kotim AKP. Syaifullah, S.H.M.H, berdasarkan laporan Kejadian, benar bahwa telah melakukan pengungkapan Pelaku pengedar Narkoba inisial EE (29 Tahun) berawal dari Informasi dari masyarakat, tentang Pelaku Pengedar narkotika jenis Sabu.

Dari kegiatan penyelidikan terhadap informasi tersebut, Anggota Sat Resnarkoba mengamankan Pelaku EE yang ketika itu sedang berada di TKP pada alamat tersebut diatas, setelah ditunjukan Surat Tugas kemudian dilakukan penggeledahan disaksikan Ketua RT setempat, kemudian di atas meja dapur rumah tempat pelaku diamankan, berhasil ditemukan 5 bungkus plastik klip yang diduga berisi narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu yang dibalut menggunakan selembar kertas Tiessue yang dibalut selembar potongan plasti warna hitam dan dimasukkan ke dalam 1 buah plastik klip warna hitam, selanjutya turut diamnakan barang bukti lain berupa 1 Buah Handphone merk Vivo dan 1 Unit sepeda motor Yamaha R15 warna biru dengan No.Pol KH 5599 LW, selanjutnya barang bukti yang ditemukan dan Pelaku diamankan ke Polres Kotim untuk proses sidik lanjut.

Atas perbuatan Tersangka inisial EE (29 tahun), diduga telah melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika diancam dengan Pidana Penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan Pidana Denda sebanyak Rp.10.000.000.000, jelasnya. (Ariyanto / humas Polres Kotim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here