KPU Kobar Sosialisasikan Tata Cara Pencoblosan Di TPS

0
7

Jakartamedia.co.id – Kotawaringin Barat-Menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, 09 Desember 2020
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar kegiatan sosialisasi pemungutan dan penghitungan suara dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Avilla. Kamis (03/12/2020).

Acara ini dengan tema “Sosialisasi Pemungutan Dan Penghitungan Suara Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih Pada Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2020”

Dalam acara sosialisasi ini ada 3 hal yang disampaikan oleh pembawa materi, yang pertama adalah dari anggota KPU Kalteng menyampaikan tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng dengan menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Kemudian pembawa materi yang kedua menyampaikan tentang pilkada itu sendiri dilihat dari sisi atau pandangan akademis, dengan ini menyampaikan tentang, bahwa pemimpin itu lahir dari rakyat memilih

Ketua KPU Kobar Chaidir mengatakan kepada wartawan yang hadir pada saat itu bahwa, tentang tekhnis yang dilakukan pemilih adalah, dengan datang ke TPS berdasarkan pemberitahuan atau yang tidak mendapatkan pemberitahuan tetapi memiliki KTP Elektronik setempat.

“Nah begitu datang ke TPS, mereka akan dicocokkan dengan DPT yang sudah kita tempel disekitar TPS, dan kalau memang cocok antara pemilih yang datang atau dengan membawa surat pemberitahuan dan juga dilampiri atau sudah menunjukkan KTP Elektronik, maka selanjutnya adalah, pemilih diharapkan masuk ke dalam TPS untuk mengambil surat suara dan dilakukan pencoblosan setelah itu mereka keluar dari TPS,” jelasnya.

Kemudian, Chaidir menghimbau dan mewajibkan kepada pemilih untuk menerapkan Protokol Kesehatan, Dengan memakai masker, mencuci tangan, memakai sarung tangan, dan setelah itu adalah mencuci tangan kembali, bilamana sudah selesai dipersilahkan pulang, karena agar tidak ada penumpukan atau kerumunan di TPS, katanya.

Harapannya saat pemilihan nanti adalah yang betul -betul memahami atau mengerti tentang program atau visi dan misi para paslon Gubernur/Wakil Gubernur dan juga mengerti tentang karakter yang akan dipilih nanti, pada pemilu itu pemimpin yang akan dipilih dengan sistem pemilu berintegritas tentu dilaksanakan oleh penyelenggara yang berintegritas juga, pungkasnya.
(Ok/Pj.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here