Kirab Budaya Nusantara

0
200

jakartamedia.co.id – Peringatan ke 91 tahun hari “Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928”, Gerakan Patriot Muda Nusa Tenggara Timur (Garda NTT) kembali menyelenggarakan acara Kirab Budaya Nusantara bertema “Bersatu Kita Maju”

Ketua Garda NTT, Wilfirdaus Yons Ebiet mengatakan, melalui Kirab Budaya ini, pihaknya ingin kembali membangkitkan ingatan masyarakat Indonesia, utamanya anak-anak muda akan sejarah bersatunya para pemuda pada 28 Oktober 1928 silam.

Pada saat 28 Oktober, 91 tahun yang lalu, para pemuda dari berbagai daerah berkumpul, yang mana mereka memantik dan menggelorakan nasionalisme,” kata Ebiet saat ditemui di area Monas, Jakarta Pusat, Minggu (27/10) malam.

Dari perkumpulan hari itu, lanjut Ebiet, timbul kemudian sentimen bangsa untuk bangkit dan bersama-sama maju melawan kolonialisme.

Selain itu, Sumpah Pemuda yang diadakan di Batavia dulu, juga dapat dimaknai sebagai momen bangkitnya para Jong dari berbagai daerah. Jong tersebut antara lain: Jong Java, Jong Sumatera, Jong Celebes, Jong Ambon dan beberapa lainnya.

“Ini adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar Sumpah Pemuda ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia”, tutur Ebiet.

Sementara itu, dalam Kirab Budaya ini, Garda NTT kembali melibatkan mahasiswa NTT, yang kini tengah mengenyam pendidikan di Jakarta dan sekitarnya. Mahasiswa adalah simbol dari para pemuda Indonesia.

Sedangkan untuk mecerminkan keberagaman suku dan etnis di Indonesia, Garda NTT bersama sekitar 200 mahasiswa yang hadir menyajikan berbagai macam pertunjukan seni, seperti tarian tradisional, tari daerah dan pembacaan puisi. “Kita ada tampilkan tarian-tarian daerah, nyanyikan lagu daerah, sama ada pembacaan puisi, yang datang juga pakai baju adat masing-masing,” ( Egenius DC )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here