Kasatpol Kelurahan Kramat Senen PONI,Diduga Minta Uang Sebesar 50 Juta Untuk Urus Cabut Berkas Sampai IMB,Faktanya Pemilik Bangunan Tertipu

0
87

jakartamedia.co.id | Alih – alih akan mengurus Surat izin Mendirikan Bangunan atas sebuah Rumah yang terletak di gang Masjid Sentiong RT 03 RW 06 Kelurahan Kramat Kecamatan Senen Jakarta Pusat.

Hasil Penelusuran dan Keterangan dari Pemilik Bangunan Ustad Mashuri
Bahwa ia Telah memberikan sejumlah Uang kepada Oknum Satpol sebesar Rp. 50 Juta Rupiah dengan Alasan untuk Pencabutan Berkas Dan sekaligus Pengurusan IMB , sesuai Dengan Kwitansi tertulis Tanggal 16 Oktobor 2020 dan Poni Menandatangani sebagai
Penerima Uang tersebut.

NamunĀ  dalam keterangannya Oknum Satpol ini tidak mengakui disaat di Konfirmasi Kalangan Pekerja Pers dengan dalih macam – macam.

Sementara itu Pihak Korban sangat Kecewa karena Sampai saat ini Uang tersebut tidak bisa dipertanggung jawabkan dan saat diminta Untuk Klarifikasi Poni lari – lari dan menghilang untuk menghindari awak Media.

Beberapa Tokoh dan Nara sumber di wilayah Kramat yang dihubungi Media ini seakan geram dengan Perbuatan Poni yang tidak tau malu dan Rupanya Tingkah Laku Oknum ini Bukan Baru sekarang.

Beberapa warga pun pernah kena tipu daya dalam berbagai jal tentang Pengurusan apapun yang ujung – ujung nya para korban sangat dirugikan.

Namun karena segan dan takut dengan Poni yang selalu berseragam Satpol PP korban seakan rela di bohongi.

Sementara yang dapat T

Tercatat dari Hasil Dosa – Dosa Oknum ini di wilayah Kramat diantaranya arogansi penurunan spanduk warga, rumah bedah di RW O6 yang tidak tuntas dibantu sehingga warga mengungsi, meminta jatah – Jatah kepada pedagang kaki mima dll.

Jamal Tokoh forum warga Kramat mengamini hal ini saat diminta Pendapatnya atas kasus di Gang Masjid , sambil berucap : ” Copot saja Jabatan Pelaku satu ini Karena sudah Membuat Rusak Tatanan warga Masyarakat di Kramat.

Sangat Tidak Pantas seorang Pamong Praja bersikap semau gue dan membohongi warga yang sedang Butuh bantuan , namun selalu di manipulasi
demi keuntungan pribadi maupun kelompoknya dan hal ini sesuai dengan pengakuan Poni bahwa uang tersebut telah dibagi – bagi kepada pihak – pihak terkait dan Media sedang lakukan penelusuran secara Inten siapa – siapa saja Oknum yang dimaksud Poni telah menerima bagian dari Uang sebesar Rp 50 Juta.

Saat dihubungi Mashuri korban kebejatan Poni , ia hannya meminta kepada Poni sebuah Keadilan dan Tanggung jawabnya agar dapat menyelesaikan Masalah ini.
Jika tidak ingin Kasus ini Berlanjut menjadi Panjang , Tandas Korban.

Sementara Warga Kramat meminta Kepala Satpol DKI Jakarta Arifin dapat Bertindak Tegas menyikapi Kasus Anak Buahnya ini yang Memang Tidak di sukai diwilayah Kerjanya di
Kelurahan Kramat dan dulupun warga sudah Mendemo Besar – besaran terhadap oknum Nakal ini.

Namun Sepertinya Institusinya Berpihak kepada Poni dengan masih mempertahankan kedudukannya di Kramat.

Namun dengan Kasus Kali ini serta dengan bukti – bukti Jelas. Apakah para pimpinan diatas masih membela dan melindungi Poni , Kita Lihat Nanti .

( Eko ,Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here