Kapolres Kotim Pada Apel Gelar Pasukan, Sampaikan Penyebaran Tentang 4 Fokos Kapolda Kalteng

0
2

Jakartamedia.co.id | Sampit – Kapolres Kotim jajaran Polda Kalteng senin (18/1) menyampaikan Penjabaran Tentang 4 Fokus Kapolda Kalteng, pada Apel Gelar Pasukan dan Sarpras di Wilkum Polres Kotim dalam rangka Rencana Aksi Kegiatan 4 Fokus Kapolda Kalteng 2021, di Mapolres Kotim Jalan Jenderal Soedirman Km.0, Sampit Kabupaten Kotim, Provinsi Kalteng.

Dalam amanatnya Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, S.I.K, M.Si menyampaikan bahwa banyaknya kejadian Bencana alam akhir-akhir ini adalah merupakan pertanda dan peringatan bagi kita, agar kita semua bisa lebih peduli terhadap alam dan Lingkungan kita, dan keadaan tersebut telah menjadi salah satu Fokus Bapak Kapolda Kalteng, dalam hal ini yang menjadi Fokus Kebijakan Bapak Kapolda Kalteng tersebut terdiri dari 4 Point yakni Mitigasi Covid-19, Penanggulangan Karhutla, Program Food Estate dan Penegakan Hukum Tindak Pidana Lingkungan Hidup (Ilegal Loging dan Ilegal Mining).

Kapolres menjabarkan yang pertama adalah dalam hal Mitigasi Covid-19 dengan masih tingginya jumlah yang Positif, kegiatan kedepan Kita akan lebih banyak melaksankan kegiatan Operasi Yustisi Pendisiplinan Protkes di masyarakat selanjutnya Pengawalan dan Pengamanan Vaksin Covid-19, namun dengan tetap memperhatikan menjaga Kesehatan dan keselamatan Pribadi dalam pelaksanaan Tugas.

Dalam Penanganan Karhutla jangan sampai under estimate, meski cuaca masih sering mendung dan hujan namun tidak menutup kemungkinan terjadinya Karhutla, dalam hal ini berkaitan harus adanya persamaan persepsi antara Pemerintah dan Masyarakat tentang kearifan lokal Masyarakat Adat membakar lahan, dalam hal ini Polres telah berkomunikasi awal dengan Pihak Dewan Adat Dayak (DAD) tentang bagaimana prosedurnya, sebab yang ada saat ini Mindset masyarakat adalah Kearifan Lokal namun belum mengerti faham bagaimana prosedur Kearifan Lokal yang sebenarnya, oleh karenanya perlu sekali adanya persamaan persepsi antara Pemerintah, Masyarakat Adat dan Kepolisian itu sendiri.

Selanjutnya dalam Program Pemerintah Pusat tentang Food Estate yang salah satunya berada di Kalteng yakni di wilayah Kabupaten Pulang Pisau telah ditetapkan sebagai bagian Lumbung Padi Indonesia, dalam hal ini Kotim mengimbanginya dengan adanya Program Kampung Tangguh Lewu Isen Mulang, yang kriterianya adalah Tangguh dalam Mitigasi Covid-19, Penaggulangan Karhutla dan Ketahanan Pangannya, maka dalam hal Kita kembangkan tingkatkan jumlah Desa-Desa Wilayah Kotim yang berpontensi bisa dijadikan sebagai Lumbung Ketahanan Pangan.

Kemudian dalam hal Penegakan Hukum dibidang Lingkungan Hidup, berkaitan dengan Ilegal Loging dan Ilegal Minning, agar dilakanakan Maping pemetaan masalah Lingkungan Hidup yang ada di Kotim, perlahan kita akan benahi dengan pelaksanaan kegiatan secara bertahap tidak serta merta langsung pada penegakan Hukum, oleh karenanya yakni diawali dengan kegiatan Preemtif menanamkan kesadaran dan Pemahaman pada masyarakat, selanjutnya Preventif Pencegahan adanya niat dan kesempatan terjadinya perbuatan melanggar hukum, selanjutnya Jika 2 Upaya (Preemtif dan Preventif) telah dilakukan namun masih terjadi Pelangaran Hukum juga, maka Tindakan akhir adalah Represif Penegakan Hukum.

“Kapolres mengharapkan semua Anggota dapat memahami tentang 3 Dimensi Tugas Kepolisian (Preemtif, Preventif dan Represif) kemudian Tugas Pokok yakni Menegakkan Hukum, Linyomyan Masyarakat dan Harkamtibmas, selanjutnya apa yang telah menjadi Kebijakan Polda Kalteng bisa dipahami dan dilaksanakan.” Katanya. (Ariyanto / humas Polres Kotim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here