Kantor Hukum Jaya & Partners Siap Mendampingi Gugatan Class Akction dari Masyarakat Akibat Korban Banjir Di Bima dan Dompu

0
4

jakartamedia.co.id | Jakarta, 3 April 2021 –PENDAHULUAN Perkenankan kami dari Law Office Jaya & Partners Adalah Advocate and
Consultants, sehubung dengan terjadinya bencana alam banjir bandang di wilayah Kab. Bima dan Kab. Dompu yang mengakibatkan terjadinya kerusakan seperti fasilitas umum, tempat tinggal serta menimbulkan kerugian baik materil maupun non materil terhadap masyarakat juga terjadi hilangnya nyawa manusia, kegagalan dan kerugian hasil panen, matinya ternak, hilang dan rusaknya harta benda serta hilangnya keuntungan dan lumpuhnya ekonomi akibat bencana alam banjir di wilayah Kabupaten Bima dan kabupaten Dompu.

Kami meyakini bahwa banjir tersebut terjadi akibat kerusakan hutan akibat tangan jahil manusia yang tidak bertanggung jawab dengan cara menebang dan menggunduli hutan yang diubah menjadi lahan pertanian, akibatnya ketika hujan deras mengguyur maka tidak ada lagi yang menahan aliran air dari pegunungan ke sungai dan sungaipun tidak dapat menampung derasnya banjir, akhirnya banjir tersebut sampai pada pemukiman masyarakat.

Fenomena demikian seharusnya direspon oleh pemerintah sebagai pemegang izin kendali pembukaan hutan setidaknya melakukan langka-langkah agar tangan-tangan jahil tersebut tidak melakukan pengerukan hutan demi kenikmatan sesaat atau pemerintah mendorong masyarakat untuk melakukan penanaman kembali (reboisasi) hutan, namun faktanya dilakukan pembiaraan. Berikut ini kami sampaikan pendapat hukum sekaligus pres release kami.

 

DASAR HUKUM

  1. Undang-Undang No. 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup Jo. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;
  2. Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan Jo. Undang-Undang No.19 Tahun 2004 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti
    UndangUndang No. 1 Tahun 2004 Tentang Perubahan Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan Jo. Undang-Undang No. 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan;
  3. Peraturan Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2002 Tentang Acara Gugatan Perwakilan Kelompok;

KERUGIAN MASYARAKAT

  1. Korban banjir yang mengalami kerugian hilangnya jiwa/meninggal;
  2. Korban banjir yang mengalami kegagalan panen dan hasil panen;
  3. Korban banjir yang mengalami kerugian hilangnya, rusaknya harta benda termasuk rukanya rumah dan matinya ternak;
  4. Korban banjir yang mengalami kerugian rusaknya fasilitas umum seperti jalan raya, jembata penghubung,dan tempat ibadah;
  5. Korban banjir yang menderita kerugian kehilangan keuntungan yang seharusnya didapatkan.

UPAYA HUKUM
Upaya hukum yang dilakukan adalah mengajukan gugatan Class Action terhadap pemerintah Kabupaten Bima dan Pemerintah Kabupaten Dompu guna dilakukan ganti kerugian materil. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here