Dua Pelaku Perampokan Toko Mas Cahaya Murni Sungai Lilin Tewas di Dor Petugas

0
126

Jakartamedia.co.id – Muba – Dua dari delapan perampok bersenjata api yang menyatroni Toko Emas Cahaya Murni di Pasar Sungai Lilin kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan Kamis (26/03) pukul 12.00 WIB tewas di tembak petugas gabungan Polda Sumsel bersama Polres Muba.

Nasir (42) di tembak pada kedua kaki nya oleh petugas gabungan tim Jatanras Polda Sumsel bersama Tim Polres Muba Jumat (27/3) Nasir adalah warga Desa Pulau Raman Kecamatan Tanjung Raja Selatan Kabupaten Ogan Ilir dan merupakan residivis kambuhan yang beruntung nasibnya dibandingkan dengan dua rekannya yang lain menemui ajal setelah diberikan tindakan tegas dan terukur oleh polisi.

Sedangkan dua rekannya, M Ali (40) warga Tanjung Raja Ogan Ilir dan Pendi (49) warga Kelurahan Gandus kecamatan Gandus kodya Palembang tewas setelah baku tembak dengan petugas Jatantras Polda Sumsel

Menurut pengakuan Nasir ia pernah menjadi pilot dalam perkara Pencurian dengan kekerasan (curas) atau jambret di Bangka. sepak terjangnya ditangkap petugas.
yang akhirnya dia pun dipenjara selama 1,5 tahun.

” Ditahun 2000 kami merampok nasabah salah satu Bank dan aku sebagai pilot saja dan menjalani hukuman ,” ungkapnya.

” Dalam aksi perampokan di toko emas Cahaya Murni saya diajak Pendi warga gandus yang tewas ditembak anggota Jatantras Polda ” ujar nya.

” Perampokan di toko mas Cahaya murni saya di ajak Pendi dan tugas saya di suruh mencarikan mobil rental Avanza putih yang kami pakai pada saat merampok dan sudah dibayar Rp 400 ribu ” papar nya.

Saat di tanya kepemilikan senjata api jenis revolver Nasir menjawab
” saya tidak membawa nya yang membawa senjata api adalah Pendi dan Ali saya cuma membantu jadi saya hanya mengantar kawan saja ” jelasnya.

Direktur Reskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan SIk didampingi Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi SIk dan Kanit V Kompol Zainuri SH mengatakan pihaknya menindak tegas satu pelaku atas nama Nasir.
Sedang dua lagi Pendi dan Ali tewas usai baku tembak dengan anggotanya di Indralaya kabupaten Ogan kemering Ilir (OKI)

“Masih tinggal 5 pelaku lagi, Untuk barang bukti sebanyak 3 kilogram emas sudah kita selamatkan.Namun menurut pihak toko total 6 kilogram emasnya,” sebutnya

“Untuk tim gabungan ini kita bagi dua, satu tim dipimpin Unit V Jatanras polda dan tim dua oleh Kasat Reskrim Polres Muba AKP Deli Haris SH sebagai pengembangan kasus ini,” tegasnya.

Menurut Delfi Saputra (24), selaku korban, saat kejadian ia ditodong pelakuyang jaraknya sangat dekat sekali dengan menggunakan senjata api.

“kejadiannya sangat cepat sekali 4 pelaku pakai senpi semua waktu kejadian di dalam ada bapak sama ibu juga.Jumlah emas yang di ambil oleh pelaku sebayak 6 kilogram seharga Rp 4,2 miliar ” Jelas nya

Delfi mengucapkan terima kasih pada petugas dengan sangat cepat sekali menindak tegas para pelaku perampokan bersenjata api ini,” ungkapnya. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here