Budidaya Mina Padi Sleman Jogja Butuh Bantuan Pemerintah Untuk Pengembangan dan Keberdayaan Masyarakat

0
8

jakartamedia.co.id | Mina Padi adalah suatu bentuk usaha tani gabungan ( Combined Farming, Red) yang memanfaatkan gentangan Air Sawah yang ditanami Padi sebagai kolam untuk budidaya ikan air tawar dengan tujuan meningkatkan pendapatan Para Petani serta  efisiensi lahan , Sebab satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas yaitu pertanian dan perikanan.

Ikan yang biasa ditebar untuk dibudidaya adalah ikan air tawar sedangkan untuk varietas Padi bisa apa saja untuk melakukan ini perlu diperhatikan pengairan dan drainase yang baik dan perawatan yang telaten .

Hal ini telah dirintis dan dikembangkan di Dusun Samberembe pada Desa Candi binangun kecamatan Pakem Kabupaten Sleman DIY Jogyakarta , yang berawal mendapat bimbingan dan pelatihan dari Dinas Pertanian setempat dan mendapat pula 5000 meter lahan sebagai awal pengelolaan yang selanjutnya dikelola secara mandiri dan swadaya sampai berkembang menjadi 2 Hektar dan Dusun ini sampai saat ini sudah dikunjungi beberapa kalangan swasta atau pemerintah bahkan dari 15 Negara Eropa sudah datang ke daerah ini yg membuat badan dunia Food Agriculture organi zation /FAO.

Lembaga pangan pertanian dunia mencatat sebagai Mina padi percontohan , hingga kelompok ini ditunjuk sebagai koordinator PEDA, Pekan Daerah Kontak Tani pada tahun 2019 , hal ini sebuah kepercayaan karena keberhasilan dalam hal memajukan minapadi , searah jalan kelompok tani disini mendapat bantuan untuk Komoditas dan fasilitas budidaya sekitar 70 juta.

Bagi pengembangan teknopark untuk dapat bersinergi degan Program – program lainnya , semua ini dikordinasi oleh beberapa kelompok pertanian , perikanan , pemuda dan kelompok tani wanita serta kelompok pemasaran juga Pokdarwis yaitu kelompok sadar wisata yang diketuai Ricky Wahid Syam yang membangun Desa Minapadi menjadi kampung wisata pula.

Hal ini kata Wahid sudah dirintis sebelumnya dengan mengumpulkan warga masyarakat dan beberapa elemen untuk memanfaatkan tekan potensi pertanian yang ada diwilayah dan nantinya akan di buat pula kuliner dengan konsep persawahan dan edukasi pertanian serta perikanan dan homestay dan outBond.

Ia pun berharap Minapadi bisa membangkitan minat sesama generasi milenial untuk terjun di bidang pertanian ujar anak muda ini saat di wawancarai Jakarta Media di lokasi Mina padi Samberembe .

Di tempat yang sama , tokoh kelompok Tani dann ketua pertanian dan perikanan Samberembe Satriyanta yang biasa dipanggil Timbul juga berucap, Pengembangan program disini kami butuh tambahan dana dan kami telah mengajukan permohonan KUR dari BRI sebesar Rp 50 Juta untuk membangun toilet serta listrik / lampu dan pada tahun 2020 terjadi lonjakan kunjungan sampai Full dari berbagai Negara dan perguruan tinggi se Indonesia , karna Semakin meningkatnya respon dari semua kalangan kami terus berpikir bagaimana cara nya mengembangkan daerah ini.

Namun tiba – tiba bencana Covid hadir dan kami sempat tidak beraktivitas selama 4 bulan ,namun saat itu pula Bank Mandiri Syariah pusat hadir mengucurkan dana sebesar 800 juta dan pemanfaatan anggaran tersebut cepat digunakan bagi budidaya serta Infrastruktur untuk pengelolaan teknopark dalam konteks teknologi pertanian perikanan,ujar timbul sosok lowprofile tapi penuh gagasan ini.

Lebih lanjut Ia berucap  warga disini juga sedang berencana mengembang
kan Mina – mina lain sejakan dengan teknologinya yaitu berupa Mina – mina lainnya seperti  Mina sayur ,Cabe , Boster , Mina Kedelai dan jagung.

Serta ada 40 an tekno yang akan dibangun lagi kedepan nanti dan hal ini akan dipadu oleh wisata sehingga pengunjung akan mendapatkan  Ilmu, merasa senang dan bisa makan via kuliner dan disiapkan homestay serta melaksanakan diklat maupun diskusi – diskusi langsung dengan infrastruktur yang memadai dan untuk merealisasikan semua ini dibutuhkan Intervensi tangan pemerintah dan stokholder dan pihak lain , bukan sekedar membangun konsep saja tetapi dukungan secara material sangat penting demi terwujudnya perencanaan ini , ucap timbul lugas .

Keinginan warga dan kelompok – kelompok dalam rangka mengembangkan budidaya Minapadi dan teknopark di Sleman ini perlu mendapat apresiasi pemerintah khususnya Ditjen Tanaman Pangan Kementan yang sudah turun langsung kelapangan bersama Suwandi selaku Dirjen , sumber dari dalam pun sudah sepakat ingin segera membantu dan mendukung program Minapadi ini.

Namun sedang dalam proses dan pengkajian lebih dalam agar Proses dukungan nantinya benar secara proposional dan pemerintah tidak akan tinggal diam demi pemberdayaan kaum tani beserta kelompok – kelompok tani lainnya. (Eko,Barita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here